Senin, 30 Juni 2014

Biografi Dan Riwayat-Riwayat Ir. Soekarno


Nama Panggilan                    : Bung Karno
Nama Kecil                            : Kusno Sosrodihardjo
Lahir                                       : Blitar, Jatim, 6 Juni 1901
Meninggal                              : Jakarta, 21 Juni 1970
Makam                                   : Blitar, Jawa Timur
Gelar (Pahlawan)                   : Proklamator
Jabatan                                  : Presiden RI Pertama (1945-1966)
Ayah                                       : Raden Soekemi Sosrodihardjo
Ibu                                          : Ida Ayu Nyoman Rai
Pendidikan:
-          His di Surabaya (indekos di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam)
-          HBS (Hoogere Burger School) lulus tahun 1920
-          THS (Technische Hoogeschool atau Sekolah Teknik Tinggi yang sekarang menjadi ITB) di Bandung lulus 25 mei 1926

Kegiatan Politik:
1.      Mendirikan PNI (Partai Nasional Indonesia) pada 4 Juli 1927
2.      Dipenjarakan di Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1927
3.      Bergabung memimpin Partindo (1931)
4.      Dibuang ke Ende, Flores tahun 1933 dan Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu
5.      Merumuskan Pancasila 1 Juni 1945
6.      Bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945

Nama
            Ketika dilahirkan, Soekarno diberi nama Koesno Sosrodihardjo oleh orangtuanya. Namun karena ia sering sakit maka ketika berumur lima tahun namanya diubah menjadi Soekarno oleh ayahnya. Nama tersebut diambil dari seorang panglima perang dalam kisah Bharatayudha yaitu Karna. Nama “Karna” menjadi “Karno” karena dalam bahasa Jawa huruf “a” berubah menjadi “o” sedangkan awalan “su” memiliki arti “baik”                Dikemudian hari ketika menjadi Presiden, ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tanganya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah, selain itu tidak mudah untuk mengubah tanda tangan setelah umur 50 tahun. Sebutan akrab untuk Soekarno adalah Bung Karno.

Tentang Soekarno
      Ir. Soekarno (lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – wafat di Jakarta, 21 Juni 1970 dalam umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia Pertama yang menjabat pada periode 1945-1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Muhammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.                                   Ia menerbitkan Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontoversial itu, yang konon, antara lain isinya adalah menugaskan Letnan Jendral Soeharto untuk mengamankan dan menjaga kewibawaannya. Tetapi Supersemar tersebut disalah gunakan oleh Letnan Jendral Soeharto untuk merongrong kewibawaannya dengan jalan menuduhnya ikut mendalangi Gerakan 30 September. Tuduhan itu menyebabkan Majelis Permusyawaratan Rakyat yang anggotanya telah diganti dengan Soeharto, mengalihkan kepresidenan kepada Soekarno.

Latar Belakang Dan Pendidikan
            Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrosihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa Timur. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali.                                                                                    Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahan ke Hoogere Burger School (H.B.S). disana sambil mengaji ditempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarikat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa).                                         Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin National Indische Partij.

Riwayat-Riwayat IR. Soekarno
            Ir. Soekarno sangat berperan dalam usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang antara lain sebagai berikut :
-          Pada tanggal 29 Agustus 1945, Presiden Soekarno membentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat). Tujuan pembentukan BKR adalah untuk menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban di daerah-daerah Republik Indonesia. Anggota BKR terdiri dari bekas anggota Peta, Heiho, Barisan Pemuda, Polisi, dan sebagainya.
-          Pada tanggal 19 september 1945, Ir. Soekarno melakukan pidato pada rapat raksasa yang diselenggarakan di lapangan IKADA (Ikatan Atletik Jakarta), sekarang disebut lapangan Monas. Dalam pidato yang dihadiri oleh ribuan rakyat, ia menyerukan kepada seluruh rakyat agar tetap tenang dan menaati perintah-perintah dan kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah. Semangat dan perjuangan harus tetap diperintahkan agar bangsa Indonesia bisa mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan serta keamanan Negara. Kejadian di lapangan IKADA ini merupakan bukti pertama bahwa Pemerintahan Republik Indonesia memiliki wibawa yang besar terhadap rakyat Indonesia.
-          Ketika Sekutu menduduki Indonesia, Ir. Soekarno berkali-kali melakukan perundingan dengan mereka.
-          Setelah Agresi Militer Belanda II, Ir. Soekarno sempat memberikan mandat kepada Menteri  Kemakmuran, Syafrudin Prawiranegara, untuk mendirikan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
-          Ketika Republik Indonesia menjadi Negara Serikat, Ir. Soekarno dipercaya sebagai presiden RIS. Kemudian, ketika Republik Indonesia Serikat kembali ke bentuk Republik, Ir. Soekarno dipercaya sebagai Republik Indonesia.



Follow Twitter @HardaRakha27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar